Techno

Apa Itu Social Spy WhatsApp? Ini Bahaya Aplikasi Spy Dan Cara Mencegah Penyadapan

Social Spy adalah aplikasi berbasis web yang menyediakan layanan penyedapan secara gratis.

Social Spy rilis pada 1 April 2020, menurut laman APK Result.

Aplikasi ini sangat mudah diakses melalui laman resminya.

Pengguna dapat menggunakannya dengan cara sebagai berikut:

1. Memasukkan nomor WhatsApp yang ingin disadap

2. Klik Enter atau Next

3. Aplikasi akan merespons dengan meminta persetujuan verifikasi dengan menginstall 2 aplikasi yang ditawarkan di layar untuk dapat melanjutkan proses.

Aplikasi ini dapat menyadap tinjau percakapan dan pesan teks, foto dan video mata-mata, pantau dan blokir kontak WhatsApp, pantau panggilan Whatsapp audio-video dan video.

Namun, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah keamanan aplikasi ini terhadap pengguna.

Pada awal peluncurannya, Social Spy mengklaim aplikasi ini adalah solusi bagi orang tua yang ingin memantau kegiatan anak-anak mereka ketika menggunakan gadget.

Pengguna Social Spy dapat mengeklik tab tab di aplikasi ini dan akan memantau semua informasi yang diterima dan kirim, seperti obrolan dan file yang dibagikan.

Mereka juga dapat mengunduh beberapa atau file video atau audio-video langsung di panel panel nonlinier.

Pengguna diberi kesempatan uji coba gratis selama 2 hari.

Kekurangan dari aplikasi ini adalah memiliki beberapa bug dan interupsi yang menghambat penggunaannya.

Meski demikian, keamanan aplikasi ini masih dipertanyakan karena meminta melakukan penginstallan aplikasi terlebih dahulu.

Cara Mencegah Penyadapan

Berikut ini beberapa tips yang dikutip dari Techsafety:

1. Mencegah Spyware

Kamu harus mempertimbangkan akses terhadap spyware yang mungkin masuk ke perangkatmu.

Berhati-hatilah jika seseorang ingin memperbarui atau memperbaiki sesuatu di ponselmu.

Selain itu, kamu juga harus waspada dengan perangkat yang diberikan orang lain atau kemungkinan penginstallan spyware secara tersembunyi.

2. Kunci ponsel Anda

Mengunci ponsel adalah tindakan pencegahan penyadapan yang mungkin dilakukan secara langsung oleh seseorang dengan mengakses ponsel.

Hal ini karena sebagian besar spyware memerlukan akses fisik ke telepon untuk dipasang.

Sebaiknya kamu mengunci ponsel dengan kata sandi untuk meminimalkan risiko seseorang memasang spyware.

Banyak perangkat yang memungkinkanmu untuk memilih pilihan kata sandi dalam bentuk angka, pola, sidik jari, atau fitur keamanan lainnya.

3. Gunakan perlindungan anti-virus dan anti-spyware

Menggunakan anti-virus juga dapat membantumu mengurangi risiko penyadapan.

Unduh aplikasi anti-virus dan anti-spyware ke teleponmu.

Pastikan anti-virus yang kamu gunakan aman dan berlisensi.

Aplikasi ini dapat membantu mencegah spyware yang dipasang atau memindai ponsel dari malware atau aplikasi spyware.

4. Gunakan fitur keamanan di ponsel Anda

Sebagian besar ponsel Android memiliki pengaturan yang memungkinkan penginstalan dari sumber yang tidak dikenal.

Kamu harus menonaktifkan fitur install otomatis ini untuk meminimalkan kemungkinan aplikasi di luar Google Play Store yang dapat dipasang di ponsel.

Fitur keamanan lain di ponsel Android adalah mengaktifkan Google Play Protect, yang akan memindai aplikasi dengan malware dan virus, yang dapat melindungi ponsel dari sebagian besar spyware.

Selain itu, selalu instal pembaruan sistem operasi terbaru untuk ponselmu, yang sering kali menyertakan patch keamanan.

5. Jangan melakukan root (untuk ponsel Android) atau jailbreak (untuk iPhone) ponsel Anda

Banyak fitur spyware yang lebih invasif tidak berfungsi kecuali ponsel di-root atau di-jailbreak.

Di iPhone, sebagian besar spyware tidak dapat diinstal kecuali sudah di-jailbreak.

Ponsel yang sudah di-root atau di-jailbreak akan lebih rentan terhadap virus dan malware serta memudahkan pemasangan spyware.

(/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait WhatsApp

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close